BANK bjb GAGAL TAMBAH POIN

BANDUNG – Tim tuan rumah, Bandung Bank bjb Pakuan gagal menambah poin di kandang sendiri setelah pada laga terakhirnya di seri ketiga putaran pertama, Minggu (23/12) dikalahkan Jakarta BNI 46 dengan skor 1-3 ( 26-24, 15-25, 23-25, 19-25) di GOR C-Tra Arena Bandung. Sebelumnya, anak asuh Teddy Hidayat itu mengungguli Jakarta Elektrik PLN 3-2, Jumat (21/12).

Bagi BNI 46, kemenangan ini Jakarta BNI 46 menempati posisi kedua klasemen putaran pertama dengan satu kekalahan dari empat laga. Sedangkan bagi Bank bjb, kekalahan itu merupakan kekalahan ketiganya dari empat laga.

Set pertama pertandingan berlangsung ketat diperlihatkan kedua tim. Tuan rumah terus menekan lawan tanpa membiarkan lawan menggungguli poin, hingga mereka menutup set pertama 26-24.

Namun keunggulan itu tak berlanjut pada set kedua. Mereka tak mampu keluar dari tekanan, bahkan poin tertinggal jauh 10-19, dan dengan mudah BNI 46 raih poin penuh 25-15.

Memasuki set ketiga Bank bjb Pakuan bekerja keras untuk menciptakan poin. Namun Jakarta BNI 46 tak membiarkan hal itu dan mengamankan set itu dengan skor 25-23. Tuan rumah masih belum mampu keluar dari tekanan yang dilancarkan oleh lawan sehingga mereka kalah 19-25. Dengan ini pun bjb Pakuan harus puas menempati peringkat keempat dengan perolehan dua poin.

“Syukur bisa menang, walaupun set kesatu kita kecolongan, saya juga kaget, bjb selama main saya lihat receive nya tidak bagus lah, tapi tadi receive nya kena terus ke toser, jadi bisa variasi dengan baik dan tim kami terbawa permainan mereka. Saat set kedua saya ubah permainan dan kita menang jauh, meski set ketiga kita terbawa irama permainan mereka, tapi sampai akhir kita bisa menyelesaikan meski sempat ketinggalan, dan pergantian dari Nurlaili sendiri syukur bisa mengubah permainan,” ujar Pelatih Jakarta BNI 46, Risco Herlambang.

“Putaran kedua nanti kita ada empat pertandingan, kalau kita sampai bisa masuk final four kan nanti kita akan main terus setiap hari, jadi mungkin nanti ada perubahan karena lawan juga sudah mulai bisa membaca permainan kita, tadi juga bisa kebaca permainan kita. Setelah putaran kesatu ini akan kita evaluasi, dan salah satunya kita psti akan ubah strategi dan lebih menyatukan chemistry-nya saja,” tambahnya.

Sementara itu, asisten manager bjb Pakuan Adik Rega Pahla mengakui bahwa hari ini permainan kurang bagus karena pengaruh dari pertandingan sebelumnya lawan Jakarta Elektrik PLN kemarin. Dan dari tiga seri sendiri ia mengaku jika cukup puas dengan penampilan terakhirnya diseri ketiga putaran pertama ini. Bank bjb sendiri masih ada harapan untuk bisa masuk final four karena saat ini mereka menempati posisi keempat klasemen putaran pertama.

“Pertandingan cukup sengit ya, mungkin dari tim kami masih banyak kekurangan, dari passing, dan kondisi pemain mungkin ya, setelah lawan PLN kemarin, jadi pengaruh ke mereka. Tapi permainan terbaik mereka dari tiga seri terakhir ini paling bagus main di Bandung ya. Kalau putaran kedua tentunya kita akan memperbaiki receive, karena kita kurang bagus di situ,” kata Adi Regha.

“Kalau dengan pemain lokal kami cukup puas karena memang dari awal pertandingan Proliga kita ingin memunculkan pemain mudah untuk siap bersaing di level nasional. Tapi kalau ujtuk pemain asing kemungkinan besar kita akan melakukan pergantian pemain asing, dan kita akan tetap mengambil pemain dari Eropa. Sampai sejauh ini kita akan tetap memlakukan pergantian pemain asing, kita butuh bommber yang bisa mengangkat tim, dan minimal ada harapan untuk kita,” tuntasnya.(*)

2018-12-24T00:33:51+07:00

Leave A Comment