GARUDA AKUI KETANGGUHAN BANK SUMSELBABEL

BANDUNG – Tim debutan Jakarta Garuda harus mengakui ketangguhan Palembang Bank SumselBabel 0-3 (23-25, 24-26, 20-25) pada lanjutan putaran perdana seri terakhir yang digelar di GOR C-Tra Arena, Bandung, Sabtu (22/12). Kemenangan ini sendiri menjadi kemenangan ketiga Bank SumselBabel, sehingga masih ada harapan berada di peringkat ketiga menuju final four.

Bank SumselBabel berhasil memulai laga dengan menyerang pertahanan Garuda. Serangan terus dilancarkan hingga memimpin jalannya pertandingan 11-8, walaupun sempat mengejar ketertinggalan, mereka masih harus mengakui keunggulan lawan 23-25. Set kedua tim debutan itu mengawali permainan dengan meninggalkan lawan 9-6, tapi anak asuh dari Pascal Wilmar mengembalikan keadaan dan mengamankan set kedua 26-24.

Memasuki set ketiga, kedua tim masih terus melakukan kesalahan yang sama, servis yang dilakukan tidak mampu melewati net, sehingga secara percuma poin selalu diterima lawan. Bahkan Jakarta Garuda harus kehilangan kekuatannya setelah Sim Jian Qin mengalami cedera, dan Bank SumselBabel mampu memanfaatkan itu dan berhasil mengakhiri pertandingan dengan 25-20.

“Mereka itu junior tapi kalau mainnya lepas, mereka bisa main seperti lawan Pertamina, jadi dari awal kita memakai strategi untuk menekan mereka dan itu berhasil. Justru saya khawatir pas baru main, pas ketinggalan tidak khawatir karena saat saya lihat mental mereka sedikit drop, jadi kita menekan lagi, mereka masih membutuhkan jam terbang, adaptasi, tapi kalau masalah materi mereka bagus kok,” ujar Pelatih Bank SumselBabel, Pascal Wilmar, usai pertandingan.

“Pemain Malaysia (Sim Jian Qin) itu kan bagus, karena pengembalian dari dia itu dari samping, bukan kedepan, jadi kalau kedepan kita bisa tahan. Tapi kalau kesamping beberapa kali kan bolanya kebuang jauh karena itu. Kemenangan ketiga ini, saya rasa bisa peringkat ketiga. Kalau besok yang pasti kita akan all out, kalau bisa memudahan poin pasti kita bisa lebih santai nantinya,” tambahnya.

Sementara itu, pelatih tim Jakarta Garuda Eko Waluyo sendiri mengaku sudah cukup puas dengan permainan yang diperlihatkan anak asuhnya. Meski gagal raih poin mereka mampu mengimbangi permainan lawan, sehingga skor tertinggal tidak cukup jauh.

“Sebenarnya harus penuh dengan pengalaman, karena itu yang berbicara, mereka masih kurang di finising touch nya, penyelesaiannya seperti apa, dan nggak ada yang lain lagi. Seperti set kedua, mereka mampu memimpin kan jauh tapi mereka hanya kurang jeli sedikit tadi, sehingga miss lagi. Tapi pertandingan hari ini bagus, mereka main tidak seperti saat bermain di Gresik, mereka tertinggal jauh, kalau sekarang mereka lebih baik. Yang paling penting itu jangan sampai motivasi mereka turun, itu saja,” kata Eko Waluyo.

“Kalau masalah cedera Sim tadi dia salah jatuh, saat lagi blok bebenturan, tapi tadi saya lihat tidak bengkak, jadi mudah-mudahan tidak kenapa-kenapa. Nanti malam kita suruh istirahat, jadi semoga besok lawan (BNI 46) dia bisa bermain lagi,” pungkasnya.(*)

 

2018-12-22T19:25:10+07:00

Leave A Comment