PUTRI BNI 46 UNGGULI BANK bjb

MALANG – Tim putri Jakarta BNI 46 tetap jaga gengsi dengan berhasil menaklukkan Bandung Bank bjb Pakuan 3-1 (25-18, 27-29, 25-23, 25-17) di laga putaran kedua final four Proliga 2019 yang digelar di GOR Ken Arok Malang, Jawa Timur, Minggu (17/2/2019).

Tetap jaga gengsi tak terkalahkan dari Bank bjb selama di Proliga 2019, BNI 46 langsung menekan sejak awal, bahkan mereka unggul jauh, tanpa membiarkan Bank bjb berkembang sehingga mengamankan set pertama 25-18. Wintang Dyah dkk mencoba menyerang balik di set kedua, akhirnya mereka pun mampu memimpin dengan 16-12, tetapi tidak lama kemudian anak asuh Risco Herlambang menyamakan skor 21-21, setelah itu pun saling bekejaran dan Bank bjb mencuri set kedua dengan 29-27.

Memasuki set ketiga pertandingan sengit kembali diperlihatkan oleh kedua tim, walaupun BNI 46 memimpin 6-2, namun berhasil dikejar 10-10, tapi Tri Retno Mutiara dkk trus menekan hingga mengamankan set ketiga 25-23. Mencoba bermain konsisten pun diperlihatkan anak asuh Risco, mereka terus memimpin 15-10, bahkan terlalu mudah bagi mereka untuk mengakhiri pertandingan 25-17. Dengan kemenangan ini pun mereka akan bertemu lagi untuk merebutkan peringkat tiga dan empat.

“Kita tidak banyak membahas, yang penting mental, kenapa Popsivo lawan mereka susah, tapi giliran kita lawan bjb berbeda. Semua kembali ke mental untuk pertandingan ini,” ujar Pelatih Jakarta BNI 46, Risco Herlambang.

“Kalau untuk besok di Yogya kita tetap fokus, intinya ketiga lebih baik dari pada keempat. Saja juga tidak tau kenapa kalau mereka sudah ketinggalan dua atau tiga skor pasti langsung turun cepet banget, jadi mereka masih terbawa. Kita akan persiapkan untuk mental saja, setelah ini kita istirahat dulu,” tambahnya.

Sementara Pelatih Bandung Bank bjb Pakuan Teddy Hidayat mengaku bahwa ia masih tidak mengerti dan kenapa anak asuhnya bisa kalah berturut-turut dari BNI tanpa kemenangan.

“Saya sudah tiga kali pertemuan, tidak pernah kita main bener, hasil saya dua-duanya pasti tidak bagus, saya juga dari seminggu kemarin memikirkan kenapa dengan BNI, saya juga mengaku ada apa. Kalau kita ada satu titik saja kelemahan yang tidak bisa ditutupi tentu kemarin lawan Popsivo pasti habis, lawan Pertamina psti juga habis,” kata Teddy.

“Kalau lawan mereka berdua asing kita masih bagus dan menunjang, kita lawan BNI pemain asing kita tidak ada yang bener. Setelah saya pelajari ternyata di asing kita dua-duanya, mereka tidak ada yang membunuh. Kita targetnya memang di posisi tiga, masih ada waktu lima hari ya kita untuk evaluasi pertandingan hari ini buat persiapan kedepan. Yang pasti saya akan merubah pola serang, dan yang pasti receive, blok, serve dan bertahan, dan untuk pemain asing kita tekankan di permainan terakhir harus habis-habisan,” tuntasnya.(*)

2019-02-19T09:39:31+00:00

Leave A Comment