Lakoni Duel Sengit, Petrokimia Raih Kemenangan Perdana

PALEMBANG – Kemenangan perdana pada putaran pertama berhasil diraih tim putri Gresik Petrokimia Puslatda KONI Jatim pada laga terakhir seri ketiga Proliga 2020 di Gedung PSCC, Palembang, Sumatera Selatan, Minggu (9/2/2020). Petrokimia mendulang 2 poin pertama mereka setelah mengalahkan BNI dengan skor 3-2 (25-20, 15-25, 25-22, 18-25, 15-8).

BNI dan Petrokimia sama-sama tampil ngotot sejak set kesatu dimainkan. Sebab, mereka sama-sama berburu kemenangan perdana pada putaran pertama Proliga 2020.

Sebelum laga dimulai, baik BNI maupun Petrokimia sama-sama belum pernah merasakan manisnya kemenangan. Alhasil, kedua tim pun cuma punya 3 poin.

Petrokimia lebih dulu membuka asa memetik poin penuh setelah memenangi set kesatu dengan skor 25-20. Namun, BNI segera membalas. Memasuki set kedua, skuad besutan Walfridus Wahyu itu menang cukup telak, 25-15.

Duel di antara BNI dan Petrokimia semakin berjalan sengit pada set ketiga. Kedua tim bergantian mencetak poin untuk berada dalam posisi unggul. Hanya, kali ini mental Petrokimia lebih tangguh. Tim yang dilatih Niu Guogang itu berhasil memenangi set ketiga dengan skor tipis, 25-22.

Situasi berbalik kembali terjadi pada set keempat. Meski Mediol Setiovanny sempat membawa Petrokimia menyamakan kedudukan 13-13 melalui service ace, laju BNI tetap tak terbendung. Tim ibukota itu sukses memenangi set keempat dengan skor 25-18.

Pada awal set kelima, Petrokimia lebih dulu memegang kendali permainan. Mereka memimpin skor 7-3 atas BNI setelah serangan mereka hanya mendarat di luar lapangan. Saat set penentu mencapai interval, Petrokimia sudah unggul 8-5.

Mediol dkk kemudian memperbesar keunggulan menjadi 12-8. Pada fase ini, BNI meminta time-out untuk mengatur ulang fokus bertanding tim. Namun, usaha BNI itu tidak membuahkan hasil. Petrokimia malah mendapatkan set point pada kedudukan 14-8. Tanpa menunggu lama, Petrokimia mengunci kemenangan setelah smes Meidita Fika Indriana gagal dibendung kubu lawan.

“Saya berterima kasih kepada tim karena hari ini mereka sudah berhasil memenuhi target,” tutur Niu Guogang seusai pertandingan.

Senada dengan pernyataan sang pelatih, Bela Sabrina Agustina juga berterima kasih karena timnya sudah bermain all-out.

“Kerja sama kami tadi bagus sekali. Apa yang sudah dilatih sama coach, ya itulah yang tadi dikeluarkan,” ucap Bela.

“Kami main enjoy, tidak ada beban, main lepas, dan saling support saja tadi,” kata Bela lagi.

Sementara itu, asisten pelatih BNI, Harjuno HP, mengakui tim banyak melakukan kesalahan sepanjang pertandingan. Dia juga mengatakan bahwa biang kesalahan itu terletak pada penerimaan bola pertama yang kurang baik.

“Salah satu kelemahan kami ya di-receive. Kalau receive-nya tidak bagus, otomatis permainan kami tidak berkembang,” ucap Harjuno.

“Selain itu, saat sudah turun (mentalnya), untuk menaikkan lagi susah karena kami tidak punya sosok leader,” kata dia lagi.(*)

2020-02-09T23:08:43+07:00

Leave A Comment