SBS SIKAT HABIS LAGA TERAKHIR HMS PADA PROLIGA 2020

YOGYAKARTA – Berhadapan dengan Surabaya Bhayangkara Samator (SBS) pada laga terakhirnya di Proliga 2020, Lamongan Sadang HMS terpaksa harus menyerah setelah memberikan perlawanan maksimal pada Minggu (15/3/2020) di GOR UNY, Yogyakarta. Rendy Tamamilang dkk. meraup kemenangan mutlak 3-0 (25-20, 25-23, 25-21).

Pertandingan kali ini memang tidak menentukan apapun untuk kedua tim. Bagi SBS yang kini berada di peringkat ketiga klasemen utama dengan total raihan 16 poin, enam kali menang dan tiga kali kalah ini sudah pasti akan masuk ke babak empat besar.

Sedangkan Sadang MHS harus rela jadi juru kunci baik di klasemen putaran dua maupun utama. Untuk klasemen keseluruhan, Aji Saputra dkk. hanya berhasil mengumpulkan 5 poin, satu kali menang dan tujuh kali kalah.

Asisten pelatih Sadang MHS, Marjoko Sigit melihat para pemainnya tetap memberikan yang terbaik dan tampil maksimal di pertandingan terakhirnya.

“Meskipun kami sudah pasti tidak masuk empat besar, tapi tadi kami tetap berusaha memberikan yang maksimal,” ungkap Marjoko.

“Hanya saja, terjadi banyak kendala di tempat kami terutama dalam masalah pemain. Karena banyak pemain yang cedera, kami terpaksa harus mengatur ulang posisi pemain. Kami nggak punya pemain bola tinggi selain Ryno (Viagustama),” tambahnya.

Senada tapi tak sama, pelatih SBS, Ibarsjah Djanu Tjahjono menyebutkan bahwa ia tetap meminta para pemain untuk tampil maksimal walaupun sudah aman di posisi empat besar.

“Alhamdulillah SBS bisa melahap semua pertandingan tadi. Memang, kami sudah pasti jadi ranking tiga, tapi seperti apa yang kami sampaikan di Bandung, kami akan tampil all out dan poin penuh. Pemain tetap kita push,” papar Ibarsjah.

“Karena nantinya di empat besar semua lawan kami anggap berat. Jadi, untuk persiapan tentu saja yang paling utama mental dan fisik. Saya melihat masih banyak kekurangan tadi,” pungkasnya sembari tersenyum.

Pernyataan dari kedua pihak tersebut memang jelas terbukti pada guliran pertandingan. Pada set pertama kedua tim terlihat sama-sama bermain agresif. Sadang HMS baru mulai tertinggal di menit-menit terakhir. Kemenangan untuk SBS dengan skor 25-23.

Set kedua, SBS memimpin jalannya permainan lebih dulu. Berbeda dengan set sebelumnya, di set kedua Sadang MHS bangkit saat menginjak poin ke-20. Sempat bisa menyamakan kedudukan dan sempat mengungguli SBS, Sadang MHS harus kalah karena kerap melakukan kesalahan di akhir set. SBS kembali menang dengan selisih tipis, 25-23.

Semangat pantang menyerah pun tetap ditunjukkan Sadang MHS pada set ketiga. Alih-alih menurun, Sadang MHS kerap kali berhasil membalikkan serangan SBS bahkan sempat terjadi reli panjang diantara keduanya. Namun tetap saja, SBS bisa memegang kendali di akhir pertandingan dan menang dengan skor akhir, 25-21.(*)

2020-03-15T18:15:13+07:00

Leave A Comment